JAKARTA – PT. Perkebunan Minanga Ogan menerima sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

PT. Perkebunan Minanga Ogan yang beroperasi di Baturaja, Ogan Komering Ulu (Sumsel) telah menerima penghargaan sertifikat ISPO dari Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.

Sertifikat diterima oleh Ibu Nursani Mona Surya selaku Direktur Utama dan didampingi oleh Agung Samesti selaku Staf ISPO.

Sertifikat ini diperoleh setelah melalui beberapa tahapan penilaian dari Penilaian Usaha Perkebunan, Audit Tahap I, Audit Tahap II dan Follow-up Audit.

Penyerahan sertifikat ISPO ini diberikan secara bersamaan kepada 65 perusahaan perkebunan kelapa sawit  dan 2 koperasi petani sawit dari seluruh Indonesia.

Dengan diperolehnya sertifikat ISPO ini, maka PT. Perkebunan Minanga Ogan telah membuktikan bahwa kegiatan tata kelola budidaya kelapa sawitnya telah menerapkan konsep dan prinsip-prinsip keberlanjutan (sustainable).

Hal ini sesuai dengan visi dan misi perusahaan untuk mengembangkan industri kelapa sawit yang terintegrasi dan berkelanjutan melalui manajemen praktik terbaik yang peduli sosial dan lingkungan untuk mencapai kesejahteraan para stakeholder.

“Kami sampaikan selamat kepada seluruh penerima sertifikat,” kata Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Ir. H. Bambang, MM. di Jakarta, Selasa (18/9) pada acara penyerahan sertifikat yang dilaksanakan di Gedung Menara 165 Jl. TB Simatupang 165, Jakarta Selatan. Acara ini juga diawali dengan dialog interaktif membahas topik “Percepatan Sertifikasi ISPO : Solusi jitu hadapi isu negatif”.

Sebagai salah satu wujud integritas bangsa di bidang industri kelapa sawit, Sertifikasi ISPO ini sangat penting dan harus diperjuangkan. Karena, sertifikasi ini merupakan bukti bahwa negara berkomitmen menjadikan industri kelapa sawit sebagai industri yang dikelola dengan baik agar bisa dipergunakan untuk kemakmuran rakyat. Oleh karena itu, “Jangan ada seorang pun yang mengatakan tidak tentang ISPO,” lanjut Bambang menegaskan.

Ucapan terima kasih disampaikan Bambang kepada semua pihak yang berkomitmen penuh dalam menjadikan industri perkebunan kelapa sawit sebagai industri yang sesuai dengan melaksanakan prinsip-prinsip di dalam ISPO.

Kemudian ia juga mengingatkan kembali komitmen perusahaan-perusahaan kelapa sawit agar segera memperoleh sertifikat ISPO.

Apabila komitmen seperti itu dijalankan oleh seluruh elemen di bidang perkebunan kelapa sawit,  menurutnya, suatu saat Indonesia memiliki senjata ampuh untuk menyatakan pada dunia bahwa Indonesia benar-benar mengelola kelapa sawit dengan baik. (*)